Senin, 31 Agustus 2009

BERBUATLAH DOSA, NISCAYA ALLAH AKAN AMPUNI

“Tuhanmu telah menetapkan atas diriNya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya, dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al An’aam: 54)
Assalamualaikum Friends...
Ya betul-betul-betul. Jika tak takut dengan Allah, maka berbuatlah dosa sebanyak-banyaknya. Jika tidak rindu akan pertemuan dengan Allah, maka lakukanlah dosa. Jika tidak mendambakan syurga Allah, maka timbun dirimu dengan dosa....!
Namun Friends... judul diatas bukannya memprovokasi kita untuk menyepelekan dosa-dosa yang telah kita ukir. Manusia mana yang tak takut dengan dosa kecuali mereka yang tidak percaya adanya pengadilan Akhirat. Bisa saja ada orang yang mengatakan:"aaaah, aku tidak takut dengan dosa!" Tapi jauh di lubuk hatinya, Fitrah kemanusiaannya tetap takut dengan kesakitan, siksa dan sengsara yang nestapa. Dan itu akan kita dapatkan di neraka, jika kita tidak bertaubat.
Friends... Kadang kita merasa kotor dan hina dina. Rasanya begiiiitu banyak dosa yang sudah kita perbuat. Terutama diriku sendiri sering menghitung-hitungnya. Kesalahan yang telah saya perbuat kepada satu orang saja begitu banyaknya. Apalagi jika -misalnya- saya kenal dan berinteraksi dengan 50 orang. Belum lagi dosa kepada suami/istri, anak-anak yang tinggal serumah. Bisa dibayangkan betapa banyaknya dosa yang sudah saya lakukan. Kalau saya seorang bos dengan membawahi 500 karyawan, berapa banyak dosa yang saya lakukan? Kalau saya seorang lurah dengan 1500 warga, berapa banyak pula orang yang merasa tersakiti? Kalau saya seorang presiden (ugghhh, presiden?) dengan gerapa ratus juta penduduk yang merasa hak-haknya tidak dipenuhi, masihkah hidup ini terasa tenang aman sentosa? Astaghfrirullahal azhiiiim (mendadak bulu kuduk saya berdiri dan keringat dingin seakan membanjiri tubuh ini).
Teringat oleh saya, sebuah kisah tentang pembunuh 100 orang dikurangi satu. Saat penyesalan menyentuh sanubarinya, lelaki itu kalang kabut mencari infromasi tentang taubat. Masih pantaskah Allah menerima dirinya yang telah berlumuran darah. Menjadikan orang tua kehilangan anaknya, anak-anak kehilangan sosok ayah. Istri kehilangan suami dan menjadi janda. Akhirnya dia berhasil mendapatkan ketenangan hati karena Allah akan mengampuni dosanya.
Ada sebuah kisah mengharukan dari seorang wanita yang telah berzina sehingga dia hamil. Menyadari akan kesalahannya, wanita itu datang kepada Rasulullah. Dengan mengharap ampunan Allah, dia menyerahkan diri untuk diadili di dunia (untuk memperingan siksanya di akhirat). Rasulullah terpana akan kesungguhan wanita itu. Beliau menyuruh wanita tersebut untuk kembali ke rumah dan berpesan agar menjaga kehamilannya dengan baik sampai bayi itu lahir dengan sehat dan selamat. Wanita itu datang lagi kepada Rasulullah dengan tujuan untuk minta dikenai had (hukuman). Akhirnya Rasulullah meluluskan permintaan wanita tersebut. Dilaksanakanlah hukum rajam setelah sekian lama ditunda. Setelah hukuman selesai, beliau mensholati wanita itu. Umar radhiallahu 'anhu bertanya, "Kenapa engkau mensholatkan wanita tersebut ya Rasulullah? Sedangkan dia dia telah berbuat zina?"
” Rasulullah bersabda, “Ia telah melakukan taubat dengan taubat yang apabila dibagikan kepada 70 penduduk Madinah, niscaya mereka semua akan mendapatkan bagian dari keutamaan taubat tersebut. Apakah engkau mendapatkan keadaan yang lebih baik daripada ia yang telah menyerahkan dirinya kepada Allah?” (HR. Muslim)
Friends... Allah begitu Mahapengampun kepada hamba-Nya.
“Katakanlah! Wahai hamba-hamba Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnyanya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan Kembalilah kamu kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepadaNya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)”. (az-Zumar: 53-54)
Bahkan jika dosa kita sebanyak air di tujuh samudera, ampunan Allah lebih banyak dari itu. Jika dosa kita saeluas langit dan bumi, ampunan Allah lebih luas dari itu.
“Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan (dosa) hingga kesalahan kalian itu sampai ke langit, kemudian kalian bertaubat, niscaya Allah SWT akan memberikan taubat kepada kalian.” (Hadist diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abi Hurairah)
Bersegeralah menuju ampunan Allah, niscaya Allahpun akan segera mengampuni kita semua, Friends...
"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka Mengetahui." Ali Imran:135
Bergegaslah menuju ampunan Allah dengan melaksanakan taubat yang sebenarnya. Penyesalan yang mendalam karena telah berbuat dosa. Bertekad untuk berhenti melakukannya serta tidak mengulanginya di masa datang. Lakukanlah taubat sebelum nyawa sampai di tenggorokan ketika sakaratul maut, atau sebelum matahari terbit dari barat.

Sabtu, 29 Agustus 2009

Dezighhh!!! Senyummu Merontokkan Imanku...

Assalamualaikum Friends...
Apa kabarnya hari ini? Sudah berapa kali Friends tersenyum dalam minggu ini? Tentunya senyum itu diberikan kepada orang yang berhak lho yah... Bukan pada setiap orang yang lewat. Yang cewek asal obral senyum ke cowok yang lewat. Yang cowok juga, senyam-senyum kesemua cewek yang lalu-lalang didepannya. Tanpa sebab, seorang senyam-senyum nggak jelas ke suami perempuan lain misalnya. Atau sebaliknya, suami kita melempar senyum ke istri orang atau perempuan yang ia temui. Bisa-bisa mengundang fitnah dehhh. Minimal kita sebagai istri cemburu ke suami dooong.
Senyum jika dilaksanakan dengan tulus dan diberikan kepada yang berhak maka akan berbuah pahala.
Sebuah kisah bahwa suatu hari datang seorang lelaki yang ahli ibadah (bukan ahli berkeluh-kesah lhooo). Kepada siapa lelaki itu datang? Yang jelas bukan kepada @ngin, bukan pula kepada Bumi. Dan juga bukan kepada Friends semua. Heheheh. Lelaki itu datang kepada seorang sufi (sorry yang sensitif dengan sufi-isme ya) yang bernama Abu Yazid Al Busthami.Dengan murung lelaki itu mengadu,"Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tak pernah lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah lelap, saya masih bermunajat. Isteri saya belum bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?"
Sang guru itu menjawab: "Perbaiki penampilanmu dan ubahlah riak mukamu. Kau tahu, Rasulullah SAW adalah penduduk dunia yang miskin namun wajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah SAW, salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga kepadanya." Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akan memperbaiki penampilannya, terutama air mukanya. Lelaki itu senantiasa berusaha untuk tersenyum. Bahkan disaat ditimpa musibah, lelaki ahli ibadah itu tetap tersenyum (bersabar). Wajahnya berseri-seri, seakan orang lain tidak pernah melihatnya bermasam muka. Dan lelaki itu tidak pernah lagi mengeluhkan kehidupannya. Hidupnya lebih bahagia setelah lelaki itu senantiasa memelihara senyum diwajahnya.
Friends... kita mungkin begiiiitu mudah melayangkan senyum ke orang lain. Kepada kolega, kepada orang yang kita hormati. Kepada klien atau kepada atasan. Tapi kadang kita beraaaat sekali untuk tersenyum kepada suami/istri. Kepada orang tua/mertua. Kita berusaha berlemah-lembut kepada orang lain, menjaga agar suara tidak naik kepada orang lain. Tapi disaat sudah tiba di rumah, begitu mudahnya kita membentak anak jika mereka melakukan sesuatu. Betapa seringnya kita menaikkan volume suara jika sedang 'diskusi" dengan suami. Kenapa di depan orang yang lebih berhak mendapatkan itu semua, kita jadi terasa berat. Anggaplah orang-orang tersayang itu adalah "orang lain" yang kita takut untuk ketahuan "keketusan" kita?
Ughhh...Sebenarnya tidak susah untuk membiasakannya jika kita mengingat akan keutamaan senyum tersebut.... Hai @ngiiiiin...pelihara senyummu untuk suami dan keluargamu, saudara-saudara tercinta!

Siapakah Si Dia yang Tidak Bisa Dicuri?

Dia tidak meminta bayaran, namun menciptakan banyak kenalan.

Dia memperkaya mereka yang menerimanya, tanpa melaratkan mereka yang memberinya.

Dia terjadi hanya sekejap namun kenangan tentangnya kadang-kadang bertahan selamanya. Tak seorangpun yang kaya mampu bertahan tanpa dia,

dan tak seorangpun yang begitu miskin tetap menjadi lebih kaya daripada manfaatnya.

Dia menciptakan kebahagian di rumah, mendukung niat baik dalam perniagaan dan merupakan tanda balasan dari kawan-kawan.

Dia memberi istirahat untuk rasa letih, sinar terang untuk rasa putus asa dan sinar mentari bagi kesedihan.

Namun dia tidak dapat dibeli, dipinjam atau dicuri kerana dia adalah sesuatu yang tidak berguna sebelum diberikan kepada orang lain.

Siapakah si dia?

Dia-lah yang bernama senyuman!




Rizki Yang Luas

Assalamualaikum Friends...
Alhamdulillah....jari-jari ini masih bisa "memukul" keyboard. Menghadirkan cerita ringan untuk kita semua. Kalau saja tidak saya tulis, mungkin beberapa kejadian dalam kehidupan saya jadi terlupakan deh.
Mata ini masih bisa melihat warna benda, cahaya di dunia dan wajah terkasih. Termasuk bisa membaca blog kawan-kawan @ngin yang top markotop. Kaki dan tangan masih dipake untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Memasak, mencuci, menyetrika termasuk memijit dan mengerok suami kalau beliau lagi masuk angin. He he he. Lidah juga masih satu lembar euuuy, belum bercabang kayak ular. Naudzubillahi min dzaaliiik. Semoga lidah ini terjaga dari pekerjaan (perkataan) yang bisa membuat seluruh tubuhku terpanggang api neraka. Amiin ya Allah...
Alhamdulillah...betapa luasnya nikmat Allah itu. Tapi terkadang diriku ini, Friends... sering lalai dengan keberadaan nikmat itu. Mata yang melihat, lupa disyukuri. Padahal dengan kedua mata itulah kita melihat indahnya dunia. Telinga yang mendengar, sering terlupa. Padahal dengan telinga inilah kita bisa mendengar betapa merdunya suara ibu bapak kita, suami/istri, anak-anak dan orang terkasih kita. Lisan pun lalai untuk disyukuri. Sempurnanya tangan dan kaki, terlupa untuk disyukuri. Padahal dengan anggota tubuh itulah kita bisa sempurna menjalani hidup dengan segala hiruk-pikuk aktifitasnya. Kelima indera kita, terlupa pula untuk disyukuri... padahal jika salah satu indera itu tidak berfungsi, hidup ini terasa hambar. Seperti hilangnya indera pengecap yang merasai manisnya madu. Seperti indera peraba yang merasai lembutnya sutra.
Ya Allah.... hamba masih banyak belajar bersyukur dari kalian semua, Friends... Mata ini masih kerap digunakan untuk melihat sesuatu yang bukan hak kita (untuk melihatnya). Telinga ini...ya kedua telingaku yang sempurna ini sering diperdengarkan sesuatu yang tak layak untuk didengar. Sedangkan lisan ini tak seharusnya berkata-kata kotor dan menyakiti sesama. Apalagi tangan dan kaki, bukannya dipakai untuk beribadah tapi dipakai untuk bermaksiat kepada-Mu.
Seharusnya...anugerah-anugerah tersebut mampu mendorong hamba untuk lebih taat kepada Allah. Betapa banyak nikmat yang telah Engkau beri wahai Allah....
Tak hanya sempurnanya fisik ini... Tapi kebahagiaan yang sering Engkau selipkan ke hati ini, sepatutnya hamba syukuri... Tak mampu hamba yang kerdil ini menghitungnya... Bahkan jika hamba meminta bantuan Accountant pun tak ada yang bisa me-rekapitulasi nikmat yang telah Engkau beri. Kalkulator tercanggih di dunia juga tak mampu menghitung segala apa yang telah Allah anugerahkan kepada hamba...
"Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.s. an-Nahl: 18).
Pantaskah hamba masih bermaksiat kepada-Mu wahai Allah? Pantaskah jika hamba mengakhirkan sholat, malas membaca Alquran dan sayang untuk mengeluarkan sedekah? Tak pantasss, sungguh tidak pantas. Ibaratnya, Engkau adalah majikan dari seorang upahan. Beranikah jika orang upahan itu tidur bersantai-santai di depan sang majikan? Beranikah jika orang upahan berkata "tidak" saat majikannya memerintahkan sesuatu...?
Ya Allah...bimbinglah hati ini untuk menjadi hamba yang pandai mensyukuri nikmat. Tetapkan diri ini diatas Fitrah agama yang suci ini. Ya Allah, sesungguhnya janji-Mu benar terhadap orang-orang yang bersyukur...


رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

“..Rabbi aw zi’niy an asykura ni’matakallatiy an’amta ‘alayya wa’alaa waalidayya wa an a’mala shaalihan tardhaahu wa ashlihliy fii dzurriyyatiy inniy tubtu ilayka wa inniy minal muslimiin..”

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (Q.S. Al-Ahqaf : 15)

“Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.
(QS. An-Naml, 27 : 40)
-------------------------------------***********----------------------------------------
Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”
(Q.s. Luqman, 31 : 12)

Fabiayyi aalaa rabbikumaa tukadzdzibaan?

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?


Kamis, 27 Agustus 2009

TOPAN BADAI TERDAHSYAT

Dunia mencatat beberapa bencana topan badai terdahsyat yang terjadi di dunia. Entah kenapa negeri paman Sam lah yang paling sering merasakan akibat dari bencana mengerikan ini. Kota-kota pantai di Amerika memang dikenal sebagai lokasi dimana sering terjadi bencana tornado dan topan badai. Karena seringnya mengalami bencana ini masyarakat disana sudah selalu siap bila ada peringatan datangnya bencana ini. Dengan teknologi yang canggih bencana ini dapat diprediksi dengan baik sehingga setidaknya angka korban dapat ditekan tapi kadang-kadang persiapan yang baik saja tidak cukup.
Topan Badai Ike
Bencana 13 hari ini menelan 114 korban jiwa dengan kerugian 10 miliar dollar.
Topan Ike tidak saja meluluhlantakkan kota-kota di Amerika, tapi juga Kuba, hingga Haiti.

Gambar topan Ike tanggal 10 September 2008, diambil oleh kru International Space Station dari ketinggian 220 mil (NASA/Handout)
Gelombang yang menghantam sebelum badai menenggelamkan Galveston Island, Texas, dan kebakaran menhancurkan pemukiman sepanjang pantai ketika topan Ike mendekat Jumat, 12 September 2008.(David J. Phillip)

14 September 2008 di Crystal Beach, Texas.(DAVID J. PHILLIP/AFP/Getty Images)

Badai Katrina
Menjelang terjadinya bencana itu, National Weather Service pada tanggal 28 Agustus 2005 pagi hari memperingatkan bahwa topan Katrina bisa berubah dari badai kategori 1 yang relatif lemah menjadi monster badai tropis berkategori 5 dan sedang bergerak memutar tepat menuju ke New Orleans.
Sepuluh ribu mengungsi, luka, dan kehilangan rumahnya; ribuan lainnya masih tinggal di rumah-rumah sementara dari LSM. Katrina menerjang pada kategori badai tingkat 5 dengan diikuti tiupan angin dengan kecepatan 175mph (mile per hour) dan m
enyebabkan gelombang besar yang membuat tanggul-tanggul jebol.
Hampir seluruh kota dikepung banjir, 20.00 orang mengungsi di Superdome tanpa supply yang cukup dan 30.000 lainnya mencoba keluar dari kota. Dengan kondisi yang sangat memprihatinkan New Orleans berubah menjadi cerita mengerikan dari sebuah pemerintahan yang terlantar. Kota yang mereka tinggalkan hampir terhapus dari peta karena topan Katrina yang menerjang area hingga 90.000 mil persegi di Louisiana, Missisipi, dan Alabama. Lebih dari 1300 orang tewas dan mayat-mayat mereka masih ada yang belum dipindahkan hingga 8 bulan kemudian. Kerugian ditaksir mencapai 200 miliar dollar, bahkan bisa bert
ambah hingga 300 miliar dollar.
Image satelit badai Katrina
Bencana topan badai dan tornado di Amerika Serikat pada beberapa dekade ini semakin meningkat frekuensinya meski masih bisa diprediksi. Para ahli memperkirakan global warming adalah biang keladi dari segala bencana ini. Global warming membuat iklim dunia berubah-ubah menjadi sesuatu yang tidak bisa ditebak dan seperti bom waktu yang bisa mengancam kehidupan manusia di muka bumi. Apakah ini pantas diterima oleh negara adidaya ini setelah apa yang dia perbuat teradap negara-negara di dunia ini? Entahlah, yang jelas setelah topan badai Ike di penghujung tahun 2008 berlalu, Amerika Serikat kembali dihantam oleh badai krisis ekonomi yang menyebabkan banyak perusahaan bangkrut dan puluhan ribu bahkan mungkin nantinya ratusan ribu orang kehilangan pekerjaan dan tempat tinggal. Ok, setelah om Bush pergi dengan dihiasi lemparan sepatu, harapan diletakkan pada pundak om Obama untuk mau peduli dengan lingkungan atau jika tidak, mungkin karma ini akan terus berlanjut.... Yang jelas, kita turut prihatin atas tragedi ini.
(www.aneh-tapi-nyata.blogspot.com)


Rabu, 26 Agustus 2009

Tak Selamanya Langit Itu Biru


Assalamualaikum Friends.....
Adakah diantara Friends yang mempunyai hobby memandang langit? Ingat, kata "langit" hanya satu lho, bukan dua alias langit-langit. Hi hi hi. Kalau langit-langit, mungkin di situ ada om cicak, Mr Spiderman atau beberapa lapis sarang laba-laba. Itu tandanya si pemilik rumah berbaik hati, karena membiarkan ada mahluk lain menghuni rumahnya. Lain halnya kalau yang kita lihat adalah langit betulan.
Warna langitpun bermacam-macam. Ada langit kelam seperti yang kita lihat di malam hari. Sebab masa itu tidak ada matahari yang bersinar. Wah, kalau kayak gini sich anak SD juga tahu. Ada juga langit yang berwarna abu-abu menunjukkan terdapat banyak partikel debu sebagai akibat dari gas-gas kotor di udara. Contohnya, di kota-kota besar dan daerah pabrik.
Warna langit yang lain misalnya saat sunset atau sunrise. Langit menjadi kuning keemasan. Saya dulu takut sekali dengan warna langit seperti ini(terutama di senja hari). Dalam imajinasi saya, sepertinya setan dan hantu-hantu sedang bersiap-siap untuk gentayangan. Hi hi hi. Maklum, saya memang punya daya imaginasi yang tinggi.
Atmosfir bumi mengandung molekul gas kecil dan partikel (butiran) debu. Sinar matahari yang memasuki atmosfir tersebut bertemu dengan molekul gas dan partikel debu tadi. Warna sinar yang memiliki gelombang sinar lebih panjang seperti merah dan kuning, dapat melewati dan menembus molekul gas dan debu tadi.
Dari sebuah blog yang saya baca, warna-warna langit ini sangat erat kaitannya dengan kedudukan bumi terhadap matahari serta tingkat kebersihan dan polusi udara di suatu tempat. Selain kedua faktor tersebut, ada satu faktor utama lagi yang menyebabkan warna-warni matahari ini, yaitu sifat cahaya tampak. Ingat percobaan cahaya putih yang dilewatkan ke prisma kan? setelah dilewatkan oleh prisma cahaya tersebut terurai menjadi 7 warna: mejikuhibiniu. Ini salah satu percobaan yang bisa dilakukan untuk mengamati cahaya tampak. Nah, sama halnya dengan percobaan prisma ini, cahaya putih yang dipancarkan oleh matahari juga terdiri dari ketujuh warna tersebut. Mulai dari ungu yang memiliki panjang gelombang terpendek hingga cahaya merah dengan panjang gelombang terpanjang.
Perlu diketahui (saya juga tahu secara detailnya setelah baca blog) jika kita mengingat hierarki dari pantulan prisma tersebut, cahaya ungu atau biru memiliki energi yang lebih besar dibandingkan cahaya merah. Nah, makanya kita mengenal istilah Si Api Biru. Api yang berwarna biru jauh lebih ‘tajam’ dari pada api yang berwarna merah. So, kalau kita memasak makanan/air Insya Allah lebih cepat matang dibanding ketika kita memasak diatas api yang bernyala merah.
Untuk sampai ke Bumi, cahaya putih matahari haruslah melewati atmosfer atau lapisan udara disekeliling Bumi. Atmosfer merupakan sederetan gas (seperti Oksigen, Nitrogen, dan Karbondioksida yang dibutuhkan terutama dalam proses pernapasan makhluk hidup), partikel air, serta debu. Cahaya putih matahari melewati campuran ini (~ingat percobaaan senter yang dipancarkan ke sebuah gelas berisi air keruh~, kalau belum, ayuk sama-sama buat percobaan) dengan lintasan yang berbeda-beda. Akibat tumbukan antara partikel cahaya (foton) dan partikel penyusun campuran udara di atmosfer inilah kita melihat langit dalam aneka warna tadi.
Warna biru yang memiliki gelombang sinar lebih pendek dipantulkan kembali ke atas atmosfir. Itulah mengapa langit terlihat berwarna biru. Prinsip yang sama berlaku juga dengan air di laut atau danau yang terlihat berwarna biru.Maha Besar Allah dengan segala ciptaan-Nya...
Langit juga menjadi inspirasi buat orang yang sedang jatuh cintrong,sehingga muncul berbait-bait pujian tuk sang kekasih.Dan untuk orang yang sedang patah hati (duh,kaciaaan-nya...), langit kelam tanpa bintang menjadi pelarian perasaannya. Waduh, makinlah bertambah sedih

--------------------------------------------------------------------------------------------

Kupandang langit

Penuh bintang bertaburan

Berkelap-kelip seumpama intan berlian


Nampak sebuah

Lebih terang cahayanya

Itulah bintangku

Bintang kejora yang indah selalu

---------------------------------------------------------------------------------------------



Selasa, 25 Agustus 2009

Mau Nggak Kalau Daganganmu KUbayar Berlipat-lipat?

Seorang pedagang kemoceng/sulak duduk termenung bersandar di sebuah dinding rumah. Keringat membasahi kening dan lehernya, berjatuhan ditahan oleh kerah kaos oblongnya yang butut. Sepotong handuk putih Goodmorning menyeka keringat itu, merembes dalam baunya yang apek.
Dia sedang memikirkan nasibnya hari itu. Dari 50 buah kemoceng yang dia pikul seharian, tak satupun laku terjual. Tiga desa yang dia lalui tadi tidak ada seorangpun yang membutuhkan kemoceng. Alat pembersih debu tradisional yang terbuat dari bulu itu masih utuh bergantungan di pikulannya. "Ya Allah, padahal yang hamba harapkan hanya satu dua biji saja yang laku", pintanya dalam hati. Harapannya jika laku dua buah kemoceng saja dia sudah mendapatkan uang 7 ribu yang dirasa sangat cukup untuk makan istri dan ketiga anaknya.Kini matahari semakin terik. Kerongkongan semakin tercekat. Untungnya pedagang itu membawa botol air minum di tas hitamnya.
Dari kejauhan datang seorang lelaki berumur empat puluh tahunan. Wajahnya selalu tersenyum, berjalan dengan pelan namun langkahnya panjang-panjang. Tahu-tahu, tubuh harumnya sudah berada di samping pedagang itu. Lelaki itu memberi salam, disambut dengan bahagia oleh pedagang tersebut.
"berapa harga sebuah kemoceng itu pak" tanya lelaki yang selalu tersenyum itu.
"tigaribu lima ratus rupiah saja, pak", jawab pedagang dengan berbunga-bunga.
"oooh... kalau saya beli sebuah kemoceng itu dengan harga 5 ribu rupiah, mau nggak pak?"
Pedagang itu terbelalak. Baru kali ini ada pembeli yang menawar lebih, biasanya malah harganya minta dikurangi. Tanpa pikir panjang, dia langsung mengiyakan tawaran itu.
"tapi pak, tolong besok buatkan lagi 10 buah kemoceng yang lebih bagus ya. Pakai kayu gaharu sebagai tangkainya(sejenis kayu yang harum), bulunya dipilih yang berwarna putih, halus dan lembut ya", pinta lelaki yang jika berbicara selalu tersenyum itu.
Pedagang itu berpikir betapa mudahnya memilih bulu yang putih, bersih dan halus. Tapi gimana mendapatkan kayu gaharunya ya, tanyanya dalam hati. Kayu itu khan langka dan mahal pula.
"nanti saya bayar limapuluh ribu per/kemoceng plus biaya mencari bahan-bahan itu" ujar lelaki itu yang seolah bisa menerka isi pikiran pedagang tersebut.
Betapa gembiranya pedagang kemoceng demi mendengar tawaran lelaki bertubuh harum. Dengan mengubah kayu biasa dengan gaharu serta khusus bulu yang putih halus saja harga kemocengnya belasan kali lipat.... Padahal benda itu adalah kemoceng. Mungkin orang tidak pernah berpikir jika benda murah akan menjadi mahal jika dipoles sedikit saja.
Friends... bagaimana jika Allah yang "menawar dagangan" kita? Bagaimana jika Allah membeli senyum tulus, membeli aksi kita saat menyingkirkan halangan di jalan yang membuat orang-orang menjadi kesulitan di jalan tersebut? Jika kita anggap senyum itu tidak lain adalah reaksi sosial saja, maka itu kurang tepat. Senyum adalah salah satu bentuk dari sedekah kita untuk orang lain.
Diantara sekian banyak manusia mungkin ada yang memberi penghargaan lebih terhadap diri kita. Tapi penghargaan yang Allah berikan ke kita lebih tinggi daripada harga yang ditetapkan oleh manusia. Bahkan tawaran dari Allah nilainya ada yang lebih besar dari harga bumi dan seisinya.
Namun disaat manusia kurang menghargai saya pribadi, adakalanya hati ini kecewa. Jika begitu, langsung saya teringat dengan tawaran Allah tersebut. Ya Allah, betapa kenikmatan di dunia ini terlalu murah jika dibandingkan dengan syurga-Mu. Hamba berdagang kepada-Mu ya Allah... Belilah barang-barangku ini dengan tawaran-Mu yang paling tinggi...

Ganti Cat Rumah

Assalamualaikum Friends...
Saya lagi suka gonta-ganti cat rumah nih. Mumpung catnya gratis-tis dan tersedia dalam berbagai rupa dan warna. Sering ganti background buat saya adalah bagian dari kreatifitas, bukan dari ketidak-konsisten-an. Buat apa konsisten pada hal yang stagnan alias ajeg. Tulll gak?
Tadinya sih catnya seperti gambar disamping ini. Trus jadinya yang sekarang disaksiin oleh Friends deh. Bagus mana ya?
Soriiii kalau ada yang tersinggung deh... Maksudnya mumpung saya masih punya banyak waktu buat utak-atik blog ini, gitu gantiii. Nanti, jika saya sudah repot atau sibuk dengan anak atau urusan PR misalnya mungkin saya tidak ada waktu menghias blog ini (apalagi curhat-curhatan).
Kalau suka, silahkan berkomentar. Jangan lupa,kasih tahu sama yang lain juga ya. Tapi kalau cat yang saya pilih itu jelek, kasih tahu saya. OK?

Senin, 24 Agustus 2009

Tips Menu Sahur yang Sehat

Masih dari ragam-tips.blogspot.com:
1. Cukup karbohidrat dan protein, baik protein nabati maupun hewani
2. Jangan terlalu sering menyajikan panganan olahan karena makanan tersebut lebih lama dicerna oleh tubuh daripada makanan alami sehingga memboroskan banyak energi dan membuat tidak cukup banyak sisa makanan yang bisa disimpan di glikogen. Jika ingin mencari segi praktis, pakai saja metoda menu makanan sunda. Cukup nasi hangat, tempe tahu goreng, sambal , lalapan dan pepes ikan. :) .
3. Jika ingin lebih praktis lagi, siapkan saja menu lauk kering sperti kering kentang, kering tempe, empal dsb. Ingin Praktis??,tapi tetap mengutamakan nilai gizi ya.
4. Hindari makanan yang berlemak, gorengan atau berkuah santan. Makanan tersebut akan berat dicerna oleh tubuh dan menyebabkantubuh lebih banyak mengeluarkan cairan
5. Perbanyak minum air putih sesudah berbuka puasa sampai dengan menjelang sahur.
6. Hindari makan makanan yang manis karena akan membuat cepat lapar nantinya. Makanan manis, memang cocok untuk memberi energi cepat. Tetapi untuk jangka panjang, pilihlah makanan yang berserat.
7. Jangan lupa minum susu.
8. Sayur dan buah-buahan juga jangan ketinggalan, agar kita lebih fresh dan memiliki daya tahan tubuh. Untuk buah, bisa di jus atau sebagai buah potongan, Untuk sayuran, disajikan sebagai lalapan untuk sayuran atau di buat sayur berkuah

Tips Memasak Cepat untuk Menu Sahur

Assalamualaikum Friends...
Buat para ibu yang punya keterbatasan waktu untuk nyiapin makan sahur, berikut ada tips yang menarik dari:ragam-tips.blogspot.com
1. Siapkan bumbu-bumbu dan bahan sebelum tidur. Ini yang paling penting ibu-ibu.
2. Jika ingin menu ikan goreng, maka gorenglah setengah matang ikan itu agar ketika sahur tidak terlalu lama menggorengnya.
3. Jika ingin membuat telur balado, maka telur sudah di rebus dan dikupas, dan cabai sudah digiling.
4. Sebisa mungkin siapkan bahan-bahan yang bisa disiapkan. O ya, perhatikan juga kompor yang anda gunakan. Mungkin sebagian anda masih menggunakan kompor minyak tanah?pastikan bahwa sumbu kompornya tidak pendek. Dan yang pastinya gas / minyak tanah tercukupi ya. Jangan sampai mau masak sahur gas/minyak tanah habis.
5. Jika anda ingin menu sahur dengan sayur, pastikan membuatnya sebelum tidur, karena memasak sayur membutuhkan waktu lama.
6. Anda tetap ingin membuat sayur jenis lain? Pastikan anda mengikuti petunjuk no.1 diataJ
7. Memasak nasi sebelum tidur. Cek persediaan nasi untuk sahur anggota keluarga, jika dirasa kurang , segera masak sebelum tidur, agar tidak memakan waktu lama .
8. Siapkan abon, dendeng, kacang tanah, telur dan kecap dilemari persediaan anda untuk keadaan darurat. Jika memang tiba-tiba anda bangun sahur hampir imsak, anda bisa menggunakan bahan-bahan itu dengan menggorengnya sebentar &langsung menyantapnya.
9. Agar lebih praktis, beberapa menu berbuka puasa bisa dihangatkan kembali. Jika memang demikian, atur perkiraan, masak sesuai kebutuhan.
10. Konsep ringkas memasaknya adalah, menu berbuka bisa untuk sampai sahur , bukan menu sahur bisa sampai buka puasa ,kecuali untuk beberapa makanan tertentu.